Toko Pasutri

2/23/2013

Pijat Refleksi Bisa Tingkatkan Kesuksesan Ibu Menyusui

0 komentar
Pijat refleksiologi diketahui bisa membuat seseorang menjadi nyaman dan bermanfaat bagi tubuh. Ternyata refleksiologi ini juga berguna bagi ibu yang sedang menyusui.

Meski data ilmiah mengenai refleksiologi masih kurang, tapi ada beberapa bukti yang menunjukkan refleksiologi seperti pijat dan relaksasi bisa membantu meningkatkan laktasi pada ibu menyusui.

Refleksiologi adalah metode penyembuhan alami yang menggunakan tekanan, sentuhan atau pijatan di titik-titik lokasi tertentu di tangan, kaki atau telinga yang bertujuan meningkatkan kesehatan.

Sebuah cabang khusus refleksi yang dikenal dengan maternity reflexology berperan dalam membantu perempuan untuk hamil dan bersalin, serta menghindari kekhawatiran atau stres setelah melahirkan.

Refleksiologis Rachel Kelly menuturkan refleksiologi membantu mengurangi racun dalam tubuh, meningkatkan keseimbangan hormon serta mendukung keberhasilan menyusui, seperti dikutip dari Livestrong.

Kelly juga menuturkan hal ini bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan selama hamil, mempersingkat waktu persalinan yang bisa menurunkan risiko terkena depresi setelah melahirkan.

Studi yang diterbitkan dalam Complementary Therapies in Nursing and Midwifery tahun 2000 menemukan refleksi bisa menjadi alat yang efektif untuk membat ibu jadi santai dengan memelihara tubuh, pikiran dan jiwa sehingga mampu meningkatkan dan mempertahankan laktasi.

Studi ini juga menemukan volume air susu ibu (ASI) meningkat sebesar 88 persen pada ibu menyusui yang menerima terapi refleksiologi sebanyak 10 kali.

Menurut ilmu refleksiologi, titik yang sesuai dengan payudara terletak di telapak kaki dan ujung kaki. Namun sebaiknya ibu yang menyusui melakukan refleksi ini pada ahlinya supaya mendapatkan manfaat yang maksimal. Sumber.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2/22/2013

Cara Cerdas Kembali Bekerja Setelah Cuti Melahirkan

0 komentar
Kembali bekerja pertama kalinya setelah cuti hamil dapat menyebabkan stres bagi banyak perempuan. Bukan hanya karena penyesuaian kembali lingkungan kerja, tetapi juga dapat membuat perempuan ragu tentang peran dirinya sebagai perempuan karir sekaligus sebagai ibu.

Beberapa ahli percaya bahwa perempuan membutuhkan waktu sekitar empat bulan cuti hamil sebelum siap untuk bekerja kembali, tapi kebanyakan perempuan hanya mendapat waktu enam sampai delapan minggu cuti.

Berikut adalah cara-cara agar dapat melakukan transisi sehalus mungkin seperti dilansir Foxnews.com:

1. Kembalilah bekerja di pertengahan minggu
Para ahli merekomendasikan untuk memulai bekerja di tengah minggu, jadi minggu kerja pertama terasa pendek. Banyak ditemui perempuan bekerja hanya satu atau dua hari pada minggu pertamanya atau lebih.

"Semakin halus transisinya, semakin produktif ia di tempat kerja," kata Chris Paul, direktur Center for Work and Family in Rockville, Md.

2. Berbicara tentang bayi
Banyak perempuan takut membicarakan bayinya di tempat kerja, sebab orang akan menganggap bahwa ia berharap berada di rumah, bukan sedang bekerja. Tetapi jika merasa bahwa rekan kerja sedang tidak dapat diajak membicarakan hal itu, simpanlah cerita bayi Anda untuk diri sendiri.

"Berbicara tentang bayi dapat membangun hubungan dengan orang lain di tempat kerja. Orang-orang membicarakan kehidupan pribadinya sepanjang waktu di tempat kerja, sehingga wajar untuk berbicara mengenai anak-anak," kata Jamie Ladge, asisten profesor manajemen di Northeastern University di Boston.

3. Berikan waktu untuk menyesuaikan diri.
"Ketika perempuan kembali bekerja, mereka mengalami fluktuasi dan mencoba mengintegrasikan bagaimana berperan sebagai seorang profesional dengan peran barunya sebagai seorang ibu," kata Ladge.

Perempuan mungkin memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan identitas baru dan belajar bagaimana untuk menyinkronkan pekerjaan dan tanggung jawab di rumah.

4. Mintalah waktu yang fleksibel.
Banyak karyawan, baik perempuan maupun laki-laki, menegosiasikan jadwal agar tidak terlalu kaku dan dapat meringankan stres dengan bekerja pada pukul 9:00-18:00. Bicaralah dengan karyawan lain yang mungkin telah melakukan cara yang sama untuk mengetahui kiat-kiatnya.

"Anda mungkin takut bahwa orang akan berpikir kurang baik tentang Anda jika Anda memintanya, tetapi jika tidak meminta, Anda tidak akan mendapatkannya," kata Ladge.

5. Abaikan komentar miring.
Orang bisa mengatakan secara terang-terangan atau diam-diam mengenai perubahan kinerja perempuan yang baru melahirkan.

Atasan mungkin berkata, "Saya harap Anda bukan salah satu dari perempuan yang tidak lagi berkomitmen 100 persen setelah memiliki seorang bayi". Tertawalah saja, namun jangan bekerja dua kali lebih keras untuk membuktikan bahwa ia salah.

6. Pastikan menjelaskan semuanya kepada atasan.
Jadilah komunikatif mengenai apa yang diinginkan dari pekerjaan sehingga tidak dikesampingkan oleh atasan karena asumsi yang tidak akurat bahwa Anda sekarang adalah seorang ibu.

7. Cari Bantuan
Jika telah mendapat bantuan dari orangtua atau pembantu rumah tangga, maka itu adalah saat yang tepat untuk kembali bekerja. Bantuan dalam membersihkan rumah dan memasak dapat membantu ibu muda kurang merasa lelah.

8. Rencana rutinitas pagi.
Salah satu hal yang paling penting adalah pembagian kerja antara perempuan dan pasangan. Siapa dan kapan yang akan memandikan bayi, siapa akan menjaga bayi, memberi makan, mengantar bayi ke penitipan anak, menyiapkan makan malam, dan menjemput bayi.

9. Alternatif memberi susu bayi malam hari.
Jika ibu selalu memberi susu ketika bayi lapar di tengah malam, ia akan kelelahan di pagi harinya. Cobalah untuk bergantian dengan suami.

10. Jangan mencoba untuk menjadi super-mom.
Pahamilah bahwa perempuan tidak dapat melakukan segala sesuatunya sendirian. Beberapa hal yang mungkin perlu dikorbankan, seperti rumah yang bersih sempurna atau memasak makan malam. Sumber.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2/21/2013

Cara-cara Agar Ibu Hamil Tetap Nyaman

0 komentar
Kehamilan kadang bisa membuat ibu menjadi tidak nyaman karena adanya beberapa perubahan. Tapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar kehamilan jadi menyenangkan bagi si ibu hamil.

Perubahan hormon dan bentuk tubuh bisa mempengaruhi suasana hati dan kepercayaan diri ibu hamil. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan ibu hamil untuk meningkatkan suasana hati dan juga membuatnya lebih nyaman, seperti dikutip dari Parenting.comyaitu:

1. Kurangi tekanan dengan membuat 'to do list' yang tepat
Ibu hamil sering merasa tertekan dengan keharusan untuk makan dengan baik, berolahraga dan keharusan-keharusan lainnya. Untuk itu pilihlah prioritas utama mana yang perlu dilakukan dan menyeleksi hal-hal yang sebaiknya tidak perlu dilakukan.

2. Mengambil gambar kehamilan
Memiliki foto-foto selama kehamilan setiap bulannya bisa menjadi hal yang menyenangkan tidak hanya bagi anak kelak, tapi juga untuk ibu hamil. Hal ini bisa membuat ibu hamil lebih bersemangat menjalani kehamilan serta menghadapi persalinannya.

3. Menggunakan pakaian dalam yang pas dan nyaman
Selama kehamilan, payudara bisa menjadi tidak nyaman jika tidak didukung dengan tepat bahkan saat tidur. Untuk itu cobalah pakaian dalam yang memiliki ukuran pas sehingga membuat ibu hamil nyaman dan percaya diri.

4. Melakukan olahraga atau latihan
Beberapa latihan atau olahraga bisa membantu memperkuat otot yang diperlukan saat persalinan. Selain itu berolahraga juga membantu menjaga energi dan menurunkan stres. Carilah kelas olahraga atau latihan khusus untuk ibu hamil dan jangan lupa untuk rutin memeriksakan diri ke dokter.

5. Melakukan relaksasi
Para ahli menuturkan aromaterapi bisa merangsang saraf penciuman yang nantinya mengaktifkan pusat emosi di otak. Cara relaksasi lain yang bisa dilakukan adalah latihan tarik napas dengan benar.

6. Ibu hamil tetap bisa bergaya
Kehamilan tidak menghambat seseorang untuk tetap bisa bergaya, saat ini banyak baju ibu hamil dengan model terkini. Hal terpenting jangan menyembunyikan kehamilan dengan menggunakan pakaian yang terlalu ketat atau bisa berbahaya bagi janin.

7. Berilah kenyamanan bagi kaki
Kaki memiliki tugas menopang bagian tubuh atas, karenanya berilah kenyamanan bagi kaki. Untuk itu pilihlah sepatu yang nyaman digunakan untuk berjalan, tidak terlalu ketat dan mendukung kaki dengan baik. Selain itu rendamlah kaki secara teratur dan memberinya lotion yang menyegarkan. Sumber.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2/20/2013

Obat Alami untuk Atasi Gangguan pada Ibu Hamil

0 komentar
Kehamilan bisa menjadi saat yang indah dalam kehidupan seorang perempuan, tetapi hal itu ternyata tak selalu mudah. Lebih dari setengah dari semua ibu hamil pasti mengalami Morning sickness atau penyakit kehamilan, yaitu rasa mual atau ingin muntah.

Gejala ini terkait dengan meningkatnya kadar estrogen. Rasa mual terkadang muncul pada dini hari dan berkurang ketika semakin siang. Mual yang dirasakan mulai dari tingkat ringan hingga menyebabkan muntah, namun tidak cukup parah untuk menyebabkan kekacauan metabolisme.

Mual dan muntah dapat menjadi salah satu tanda pertama kehamilan, biasanya dimulai sekitar minggu ke-6 kehamilan dan berhenti setelah sekitar 12 minggu kehamilan.

Kapsul jahe dan vitamin B6 untuk mengatasi morning sickness
Obat-obat tertentu dan obat tanpa resep dokter tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Morning sickness biasanya merupakan tanda kehamilan yang baik, tapi rasa mual yang muncul di pagi, siang, dan malam hari bisa menjadi mimpi buruk.

Dr. Pina LoGiudice, seorang ahli akupunktur dan dokter naturopati di Innersource di NY memiliki beberapa cara alami agar kehamilan menjadi lebih menyenangkan. Ia menemukan bahwa kapsul jahe dapat efektif mengatasi morning sickness.

"Saya merekomendasikan dua kapsul jahe 250 miligram dua kali sehari. Vitamin B6 juga merupakan nutrisi bagus yang bisa membantu metabolisme hormon tubuh sehingga membantu mengurangi mual," kata Dr. LoGiudice seperti dilansir FoxNews.com.

Vitamin C dosis tinggi tidak baik untuk ibu hamil
Karena sistem kekebalan tubuh sedikit menurun selama kehamilan, perempuan bisa lebih rentan terhadap pilek. Penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak tidur, semakin baik sistem kekebalan tubuh.

"Dosis kecil vitamin C baik untuk ibu hamil yang sedang pilek, tapi jangan terlalu banyak karena dapat menyebabkan kontraksi, biasanya kurang dari 500 mg per hari," imbuh Dr. LoGiudice.

Magnesium untuk redakan nyeri dan kram
Ibu hamil juga akan mengalami perubahan tubuh untuk membuat ruang yang cukup bagi pertumbuhan bayi. Akibatnya, seringkal menimbulkan rasa sakit dan nyeri di kaki, punggung bagian bawah, dan pinggul.

"Hal pertama yang pasti magnesium. Magnesium dapat membantu meringankan nyeri di gelisah atau kram di punggung bagian bawah pada ibu hamil. Kalsium juga perlu, sebab tubuh jadi lebih sakit dan nyeri karena sedang terserap untuk perkambangan janin, sehingga ibu hamil sendiri jadi kekurangan," kata Dr. LoGiudice.

Teh peterseli ringankan pembengkakan
Tambahan darah dan cairan dapat menyebabkan pembengkakan. Hal itu normal, tetapi dapat membuat ibu hamil sangat tidak nyaman.

"Hal pertama yang saya sarankan adalah teh peterseli yang akan membantu tubuh menghilangkan cairan dalam tubuh sehingga tidak begitu bengkak. Ada informasi yang bertentangan tentang asupan garam. Jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit.," Kata LoGiudice.

Jika ibu hamil mengalami mulas, LoGiudice merekomendasikan enzim pepaya. Kunyahlah perlahan dan khasiatnya akan menurunkan stres. Sumber.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2/19/2013

Sembarangan Minum Kopi Bisa Bahayakan Ibu Hamil

0 komentar
Secangkir kopi punya banyak banfaat, mulai dari sekedar mengatasi kantuk hingga mengurangi risiko kanker. Namun ibu hamil tidak boleh sembarangan minum kopi, karena terlalu banyak kafein malah bisa membahayakan kandungan dan jantung.

Dalam kondisi normal, efek kafein akan mulai berkurang dalam waktu 5 jam sejak masuk ke dalam tubuh. Namun dalam kondisi tertentu seperti pada ibu hamil, waktu paruh atau waktu penguraiannya di dalam tubuh bisa menjadi lebih lama yakni 30 jam.

Makin lama kafein bertahan di dalam tubuh, makin besar pula kemungkinan efek samping yang ditimbulkannya. Apalagi jika dikonsumsi dalam kadar yang berlebih, maka kafein bisa meningkatkan irama jantung, memicu sakit kepala, nyeri dada, rasa gelisah dan juga kram perut.

Para ahli dari Glasgow University di Skotlandia mengatakan, ibu hamil tetap boleh minum kopi asal kandungan kafeinnya tidak lebih dari 200 mg/hari. Ini berarti, kopi espresso tidak dianjurkan karena memang disarikan dengan sangat pekat sehingga kadar kafeinnya sangat tinggi.

Penelitian yang dilakukan para ahli tersebut menunjukkan, sebagian besar kopi espresso yang dijual di warung-warung kopi di Skotlandia mengandung kafein di atas batas aman bagi ibu hamil. Dari 20 warung kopi yang menyajikan kopi espresso, hanya 1 yang kadar kafeinnya dalam batas aman.

"Variasinya cukup besar. Yang kafeinnya rendah masih bisa diminum 4 kali sehari oleh ibu hamil. Tapi yang kadarnya berlebih, 1 cangkir saja sudah bisa memicu overdosis," ungkap Dr Alan Crozier yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Dailymail.

Selain pada ibu hamil, kondisi lain yang tidak disarankan untuk mengonsumsi kopi berlebihan adalah pada anak kecil dan penderita gangguan hati. Pada kondisi tersbeut, kerja hati tidak optimal sehingga risiko overdosis kafein meningkat karena metabolismenya lambat. Sumber.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2/18/2013

Antibiotik yang Tidak Boleh Diminum Saat Berencana Hamil

0 komentar
Ibu hamil memang tidak boleh sembarangan minum obat, karena bisa memicu kecacatan pada bayi yang dikandungnya. Cermat memilih obat perlu dimulai sejak berencana hamil, karena kadang seorang perempuan tidak tahu pasti kapan ia hamil.

Seorang perempuan baru akan menyadari kalau haidnya terlambat minimal 2 minggu setelah terjadinya pembuahan. Jika pada masa itu telah terjadi pembuahan, obat-obatan khususnya antibiotik tertentu sudah bisa menyebabkan calon janin mengalami kecacatan dalam proses pertumbuhannya.

"Saat berencana hamil, biasakan untuk menyampaikan ke dokter kalau memang sedang siap-siap hamil. Nanti dokter yang akan meresepkan antibiotik yang cocok," kata dr Tonny Loho DMM, SpPK(K), ahli patologi klinis dari Universitas Indonesia dalam seminar Pengobatan Terkini Kasus Infeksi di RS Pondok Indah.

Antibiotik yang diharamkan bagi ibu hamil antara lain golongan quinolon, misalnya yang cukup terkenal adalah floroquinolon dan siprofloksasin. Golongan antibiotik yang banyak dipakai untuk diare, typus dan infeksi paru-paru ini bisa menyebabkan cacat pada bayi dan gangguan pertumbuhan tulang pada anak.

Salah satu jenis kecacatan yang paling parah dari penggunaan quinolon semasa hamil dan menyusui adalah epiphysis tulang atau tulang belakang tidak menutup. Sementara pada anak-anak yang masih mengalami pertumbuhan tulang, pertumbuhan itu akan terhambat sehingga postur tubuhnya cenderung lebih pendek dibanding teman sebaya.

Antibiotik golongan quinolon baru boleh diberikan pada anak jika kondisinya sangat darurat dan tidak ada pilihan obat lain untuk menyelamatkan nyawanya. Dalam kondisi seperti ini, efek samping pada tulang bisa dikesampingkan karena nyawa lebih mendesak untuk diselamatkan.

Secara umum, penggunaan antibiotik memang tidak boleh dilakukan sembarangan. Obat untuk membunuh mikroorganisme tersebut harus diminum secara teratur sesuai aturan sampai habis, sebab jika tidak justru bisa memicu kekebalan atau resistensi kuman. Sumber.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

2/17/2013

Ibu dengan Banyak Anak Punya Jantung Lebih Sehat

0 komentar
Perubahan fisiologis seorang wanita yang mengalami kehamilan dapat memiliki efek yang bermanfaat pada kesehatannya. Makin banyak anak yang dimilikinya, makin jauh risiko terkena penyakit jantung dan stroke.

Penelitian yang dilakukan University of California, di San Diego menunjukkan ibu yang punya anak 4 atau lebih memiliki kemungkinan meninggal karena stroke dan jantung yang lebih kecil.

Penelitian yang melibatkan 1.300 orang perempuan di California. Perempuan yang memiliki empat anak atau lebih memiliki kemungkinan sepertiga lebih sedikit terkena penyakit jantung. Kebanyakan efeknya berasal dari pencegahan stroke, karena ibu dari keluarga besar hampir 50 persen lebih kecil kemungkinannya meninggal karena stroke.

"Kesimpulannya, perempuan dalam penelitian ini memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah lebih rendah jika memiliki lebih dari empat anak. Hubungan paling kuat adalah untuk kematian akibat penyakit jantung koroner," kata peneliti, Jacoobs Marni dari University of California, di San Diego.

Mekanisme penyebab penurunan risiko ini tidak diketahui. Nampaknya, kesuburan yang tinggi menggambarkan perempuan yang sehat, sirkulasi hormon estrogen atau hormon lain yang lebih banyak dan lebih lama akan meningkatkan kekuatan pembuluh darah selama kehamilan. Atau, bisa jadi karena dukungan sosial dari keluarga yang lebih besar.

Satu teori yang dapat diajukan adalah perempuan dilindungi oleh hormon-hormonnya sampai menopause. Penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah kehamilan seorang wanita juga dapat memiliki efek positif terhadap risiko penyakit jantung dan pembuluh darah dalam kehidupannya nanti.

"Perubahan fisiologis seorang wanita yang mengalami kehamilan dapat memiliki efek yang bermanfaat pada kesehatannya," kata Dr. Bradley Van Voorhis, Presiden Society for Endokrinologi Reproduksi dan Infertilitas seeprti dilansir The Telegraph Sumber.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Ibu Hamil. Info Seputar Ibu Hamil, Anak, Bayi dan Balita...